Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2015

Serpihan Rasa

Malam sunyi mulai mengubah ramai hariku, ingin terlelap namun tak mampu, menyendiri digelapnya tempat seperti surga. Kenapa aku bilang surga? itu karena disinilah tempat aku kembali setelah panjang hari mengarungi waktu, menelusuri keramaian, tertawa bersama mereka yang tak mengerti apa yang aku rasakan.

Aku punya banyak luka, namun aku tutup rapat semua luka ini, tak ingin ada mereka yang tau, biar aku simpan semua ini sendiri. Itu karena aku hanya ingin tertawa bersama mereka, melepaskan semua beban yang ada, dan bila saat nanti waktunya mereka taupun, mungkin tak akan ada yang peduli.


Satu hal, hanya saat bersama mereka aku bisa sejenak melupakan semua rasa ini, tak lagi terfikir dia dan bayangannyapun seakan hilang. Mereka memang tempat aku melupakan semua ini, canda tawa mereka adalah alasan senyum terlukis diwajah ini.

Kini sunyi sendiri di surgaku, hiruk rasa yang dulu pernah ada datang mengganggu fikiran ini. Seharusnya aku sudah melupakannya, melupakan dia yang dulu pernah a…